H. latib, Anggota DPRD Sumenep Kembali Berikan Bantuan Air Bersih di Batuputih

  • Whatsapp
H. latib, Anggota DPRD Sumenep Kembali Berikan Bantuan Air Bersih di Batuputih
Bantuan Air Bersih kepada Masyarakat di Kediaman Bapak Wardi warga Dusun Jurek, Desa Juruan Daya, Kecamatan Batuputih juga menerima manfaat bantuan air bersih gratis tersebut pada Sabtu (28/10/2023) kemeren. (Sumber Foto: Istimewa)

Batuputih – H. Latib, Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali salurkan bantu air bersih kepada masyarakat yang mengalami kekeringan.

Diketahui, ada 4 lokasi yang mendapat bantuan air bersih gratis tersebut. Pertama, di kediaman Bapak Arif, Desa Larangan Barma, Kecamatan Batuputih, yang disalurkan pada Senin (09/10/2023) kemeren.

Bacaan Lainnya

Lokasi kedua, penerima bantuan air bersih tersebut adalah Bapak Bapak Zainal yang beralamat di Dusun Peddu, Desa Larangan Barma yang disalurkan pada Jumat (20/10/2023) kemeren.

Kemudian ketiga, Bapak Wardi warga Dusun Jurek, Desa Juruan Daya, Kecamatan Batuputih juga menerima manfaat bantuan air bersih gratis tersebut pada Sabtu (28/10/2023) kemeren.

Lokasi terakhir, H. Latif menyalurkan bantuan air tersebut kepada Bapak Fathor, Warga Dusun Peddu, Desa Larangan Barma, Kecamatan Batuputih pada Sabtu (04/11/2023) kemeren.

Diketahui sebelumnya, wilayah tersebut terdampak kekeringan sehingga warga kesulitan mendapat kebutuhan air bersih. Atas dasar itulah, politisi partai bersimbol Ka’bah itu, hadir untuk membantu warga yang sedang membutuhkan bantuan.

Kepada media ini, anggota DPRD Sumenep, H. Latib mengatakan bahwa bantuan air bersih secara gratis tersebut untuk membantu warga yang terdampak kekeringan akibat El Nino yang melanda belakang ini.

“Bantuan air bersih dipasok menggunakan mobil tangki ke rumah warga yang membutuhkan. Air disalurkan ke tempat penampungan yang sudah disiapkan warga,” katanya, Senin (06/11/2023).

Lebih lanjut, Alumni Pondok Pesantren (PP) Annuqayah Guluk-Guluk angkatan tahun 1985 itu, mengaku sebagai santri yang diamanahkan masyaikh Annuqayah Guluk-Guluk terjun di dunia politik, tak lain untuk membantu kesulitan atau kebutuhan masyarakat.

“Para masyaikh selalu berpesan agar menjadi alumni yang sekaligus yang aktif di partai politik agar mempermudah segala kesulitan yang dialami masyarakat,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *