Hadiri Khitan Massal Gratis, Ini Harapan Kepala BMT NU Batuputih

  • Whatsapp
Kepala BMT NU Batuputih saat menyerahkan bingkisan belajar kapada salah satu peserta khitan massal gratis KIM Batuputih pada Selasa (04/07/2023) kemaren. (Sumber Foto: Dok. Info Batuputih)
Kepala BMT NU Batuputih saat menyerahkan bingkisan belajar kapada salah satu peserta khitan massal gratis KIM Batuputih pada Selasa (04/07/2023) kemaren. (Sumber Foto: Dok. Info Batuputih)

infobatuputih.com – Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep bersama Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat sukses menggelar khitan massal gratis pada Selasa (04/07/2023) kemaren.

Diketahui, kegiatan yang akan berlangsung di Puskesmas Batuputih itu, diikuti oleh puluhan masyarakat Batuputih. Kepala Puskesmas dan Kepala BMT NU Batuputih turut hadir dalam kegiatan bakti sosial tersebut.

Bacaan Lainnya

Fathor Rozi selaku kepala BMT NU Kecamatan Batuputih, mengatakan bahwa BMT NU Batuputih berusaha hadir di tengah-tengah masyarakat dan kami sangat menyambut baik kegiatan bakti sosial khitanan masal ini yang di selenggarakan oleh KIM dan Puskesmas Batuputih.

“Hal ini merupakan sebagai kepedulian BMT NU Batuputih terhadap sesama, terutama anak-anak dari keluarga kurang mampu,” katanya pada awak media ini, Selasa (04/07/2023).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Rozi itu memberikan apresiasi kegiatan khitan massal gratis yang dilaksanakan oleh KIM Kecamatan dan juga berharap kegiatan ini menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya.

“Kami berterima kasih kepada seluruh Pengurus KIM dan Puskesmas Batuputih atas semua persiapan. Tentu kerja sama ini semoga terus berlanjut dan dapat bersinergi untuk bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua KIM Batuputih, Akh. Fauzi mengatakan bahwa kegiatan khitan massal gratis tersebut merupakan agenda kerja sama dengan Puskesmas Batuputih yang melibatkan masyarakat Batuputih.

“Karena biaya khitan secara mandiri lumayan mahal, makanya kami bersama Puskesmas Batuputih membantu masyarakat melalui khitan massal tanpa biaya alias gratis,” ujarnya.

Mahasiswa Pascasarjana Universitas Islam Malang itu menambahkan, jika pelaksanaan khitan massal gratis tidak hanya sekedar terlaksana, malaikan bertanggung jawab peserta khitan hingga sembuh.

“Peserta khitan juga sudah diberikan obat. Bahkan, kami bersama Puskesmas Batuputih memberikan pelayanan pasca khitan hingga sembuh,” tandasnya. (Aisi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *