Heboh Daftar Tunggu Haji Nyaris 100 Tahun, Ini Penyebabnya

  • Whatsapp
Heboh Daftar Tunggu Haji Nyaris 100 Tahun, Ini Penyebabnya
Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) ungkap estimasi keberangkatan haji di Indonesia yang nyaris mencapai 100 tahun lamanya. (Sumber Foto: Istimewa)

infobatuputih.comPemerintah Pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) ungkap estimasi keberangkatan haji di Indonesia yang nyaris mencapai 100 tahun lamanya. Bahkan, sejumlah provinsi tercatat memiliki daftar tunggu haji lebih dari 90 tahun. Jumat, 17 Juni 2022.

Sebagaimana dikutip dari suara.com, Kasubdit Siskohat Ditjen PHU, Hasan Afandi menjelaskan estimasi keberangkatan haji di Indonesia mundur hingga puluhan tahun akibat bilangan pembagi daftar tunggu haji didasarkan pada kuota haji di tahun berjalan.

“Tahun ini kebetulan kuota haji Indonesia hanya 100.051 jemaah atau sekitar 46 persen dari kuota normal pada tahun-tahun sebelumnya,” ujar Hasan Afandi, Kamis (16/6/2022) kemaren.

Kuota haji 2022, menurutnya turun jika dibandingkan sebelumnya pada 2020. Total jamaah haji yang bisa berangkat ke Baitullah saat itu adalah 221 ribu orang, yang terdiri dari 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 untuk haji khusus.

“Hal inilah yang secara otomatis menyebabkan estimasi keberangkatan semakin lama. Sebab, ketika kuota turun, maka otomatis estimasi keberangkatan akan naik,” jelasnya

Lebih lanjut, estimasi keberangkatan ini akan terus berjalan hingga adanya kepastian kuota haji pada 1444 H atau 2023 mendatang. Jika tahun depan kuota haji kembali normal, maka estimasi keberangkatan akan kembali mengalami penyesuaian.

“Bila kuota nasional kembali 100 persen, secara otomatis, estimasi keberangkatan akan menyesuaikan kembali, karena sistem aplikasinya memang begitu,” kata Hasan.

Hasan menegaskan, perubahan estimasi keberangkatan bukan karena ada kenaikan jumlah pendaftar dalam kurun Mei hingga Juni 2022.

Dengan penjelasan ini, Hasan sekaligus memastikan lamanya waktu tunggu haji bukan karena kenaikan jumlah pendaftar pada Mei-Juni 2022. Kurun waktu tersebut adalah ketika pemerintah usai mengumumkan kuota 2022.

“Efek peningkatan jumlah pendaftar haji hanya dirasakan jamaah yang baru mendaftar. Peningkatan kuantitas pendaftar tidak berefek pada perubahan perkiraan keberangkatan atau waktu tunggu haji,” pungkasnya.

Redaksi Info Batuputih

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *